Jumat, 14 Agustus 2015
CARA MEMBUAT FORM SEDERHANA
Buku Tamu Putri
<html>
<head>
<title>membuat
form sederhana</title>
</head>
<body>
<form>
<center><B><h1>Buku
Tamu</h1></B></center>
<hr>
<pre><br>
Silakan
isi data sebagai berikut:<br>
Nama :<input type="text"
name="name" size="80">
Alamat :<input type="text"
name="alamat" size= "80">
E-mail :<input type="text"
name="E-mail" size= "80"><br>
Jenis
Kelamin :
<input
type="radio" name="j kelamin"
value="pria">prii<input type="radio" name="j
kelamin" value="wanita">wanita
<br>
Komentar: :
<textarea
name=hobi rows=5 cols=100>Isi Komentar
</textarea>
</pre>
<center><input
type="submit" value="Ya" name="Ya">
<input
type="reset" value="batal"
name="Batal"></center>
</form>
</body>
</html>
Boleh dicopas, tapi harus dikasih sumber ya guys :)
CARA MEMBUAT TABEL DENGAN HTML
<html>
<head><title>INPUT
DATA </title></head>
<body><form>
<table
border="3">
<tr>
<th>Name</th>
<th>Value</th>
</tr>
<td>Name</td>
<td><input
type= "text" size= "70"</td>
</tr>
<tr>
<td>Sex</td>
<td>
<input
type="radio" name="pilih" checked> Male<br>
<input
type="radio" name="pilih"> Female <br>
</td>
<tr>
<td>Eye
color</td>
<td>
<select
size="1">
<option>red</option>
<option>yellow</option>
<option>green</option>
</select>
</td></tr>
<tr>
<td>Check
all that apply</td>
<td>
<input
type="checkbox" name="pilih" cheked>Over 6 feet
tall<br>
<input
type="checkbox" name="pilih">Over 200 pounds<br>
</td>
</tr>
<tr>
<td
colspan= "2">
Describe
your atletic ability: </td></tr>
<tr>
<td
colspan= "2">
<textarea
rows="3" cols="70"></textarea>
</td></tr>
<tr
align="center">
<td
colspan="2">
<input
type="Submit" value="Enter my information">
</td></tr>
</table></form>
</body></html>
Selasa, 04 Agustus 2015
PERFECT PRINCE PART 3
Norinda POV
Aku yang
pertama memutuskan kontak mata diantara kita. Aku mengerjap dan menghela nafas
untuk mengurangi debaran jantungku. Dan sesuatu yang baru aku sadari.
Bersamanya aku melupakan Kevin, melupakan semua masalah yang aku hadapi. Hanya
dengan duduk bersama dan saling menatap seperti tadi aku merasa tenang dan
damai. Sesuatu yang tidah pernah kurasakan . Bahkan bersama Kevin.
Hmm mengingat tentang dia aku heran mengapa aku tidak sakit
hati?. Mungkin selama ini aku tidak mencintainya. Berusaha mencintainya dalam 3
tahun ini, namun yang kurasakan hanyalah rasa nyaman dari seorang kakak, bukan
pangeranku. Dan apa yang kurasakan saat melihat dia dan Farah adalah rasa
kecewa karena dihianati. Setiap orang pasti kecewa bila dihianati bukan?!.
Setelah kami berdiam diri lagi, entah mengapa dia menjadi
lebih terbuka. Kami membicarakan banyak hal. Dari suasana taman kota yang
menyegarkan hingga hobby kita masing masing. Aku cukup merasa sedih ketika
matahari mulai terbenam. Kilau keemasan yang muncul membuat efek wajahnya
menjadi semakin tampan. Ah.. ya aku akan mendeskripsikan penampilannya.
Kulitnya kecoklatan dan badanya kekar, mungkin ia sering
berolahraga. Matanya hitam sempurna dan payungi alis yang tebal. Mungkin ia
keturunan timur?, entahlah yang pasti orang yang menatapnya akan terbius.
Termasuk aku. Rambutnyapun hitam dengan potongan pendek. Secara keseluruhan iya
mirip dengan pangeran yang diusir karena ketampanannya ,Omar..
Hahaa aku tertawa kecil karena pikiran aneh yang melintas di
otakku. “kenapa kau tertawa sendiri?”tanya dia sambil mengerutkan kening
“Tidak apa apa, ah ya selama kita mengobrol tadi aku belum
tau namamu. Siapa namamu?” tanyaku mengalihkan pembicaraan
“Benar, kita mengobrol seperti teman lama yang akhirnya
bertemu lagi, tapi nyatanya kita hanyalah orang yang tak sengaja bertemu secara
kebetulan dan tidk tau nama masing-masing. Namaku Randika, panggil saja Dika.
Dan kau?” ucapnya sambil tersenyum kecil
“Aku Norinka, panggil saja aku inka, jangan nori!” kataku
sambil mengancamnya.
“HAHAHA tidak mau! Aku ingin memanggilmu Nori! Kau tau aku
suka nori? Rumput laut itu sangat enak tau!” dia tertawa terbahak.
“huft sudahlah, kalau kau tertawa terus, llebih baik aku
pergi saja” sahutku dengan memeletkan lidah. Aku beranjak dari tempat dudukku.
“Tunggu! Sebelum kau pergi, aku ingin kau mengingat sesuatu. Bila
nanti kita bertemu lagi ,akan kupastikan kita bertemu lagi aku akan melamarmu.
Jadi bersiaplah, menjadi istri Randika Rahmanda.” Dan setelah itu dia mengecup
keningku.
Aku hanya terdiam selama beberapa saat. Aku terkejut dengan
ucapannya, namun entah mengapa aku tersenyum menunggu saat kita akan bertemu
lagi.
-END-
- Kau yang hadir menghapus dukaku...
Menemaniku di sepanjang senja
Entah takdir mana yang harus kusesali
Karena penghianatan yang diberi oleh dia
Telah mempertemukan kau dan aku
Aku harap kita dapat berjumpa kembali
Meski hanya untuk bertukar sapa -
from Norinda
- Tuhan telah memberiku banyak kebahagiaan
Dan kebahagiaan terbesarku adalah bertemu kamu
Aku pastiakn kita akan bertemu lagi
Karena kau akan kucari sepanjang hidupku
Dan setelah itu aku akan menikahimu -
from Randika
Sabtu, 01 Agustus 2015
PERFECT PRINCE PART 2
Randika POV
Ketika
aku sedang dalam perjalanan menuju kantor, tiba tiba ada sekelompok preman
datang dan karena terkejut aku lansung menghentikan laju mobil yang sedang
kukendarai.
“Hei kau keluarlah” geram salah satu preman sambil menggedor
kaca mobil fortuner kesayanganku. Awas saja
kalau sampai lecet, mereka akan mendapat hal buruk karna berani mengusik
seorang Randika Atmaja!
“Huft , ada apa ini?”
sahutku sambil keluar mobil. Tapi saat aku keluar dari mobil mereka langsung
memukulku. Hah cari mati mereka! Mereka tidak tahu kan kalau aku adalah judoka
yang sudah memegang sabuk hitam?! .Aku tersenyum miring dan mulai merenggangkan
badan, kita akan lihat apa kalian masih
hidup setelah bertanding melawanku?!.
Setelah aku menghabisi mereka semua aku tidak langsung
kembali ke mobil. Memang aku menang melawan sepuluh preman itu, namun harus
kuakui kalau aku cukup kepayahan, karna kuantitas tidak bisa disepelekan bukan!?.
Karena saat ini masih jam 3 siang aku putuskan untuk bersantai di taman kota
dulu. Aku menyandarkan tubuh gur di kursi panjang taman yang menghadap ke air
mancur.
“Hei kamu
maling apa sampai babak belur begini?” seorang wanita berkata sambil duduk
disampingku .Wanita itu cantik dan manis, tubuhnya kecil dan rapuh, rambutnya
berwarna hitam panjang dan bergelombang. Matanya bulat disertai iris mata yang
senada dengan warna rambutnya. Hidungnya tidak terlalu mancung, namun sangat
sesuai dengan bentuk wajahnya.
“Apa maksudmu? Kalau aku maling, pasti aku
sudah dipenjara!” sahutku dengan ketus. “Lalu ada apa dengan wajahmu itu?”
tanyanya dengan hati-hati. “bukan urusanmu!” sahutku lagi.
Setelah itu
kami hanya berdiam diri. “hmm aku memiliki betadine dan hansaplast, kamu mau
aku mengobatimu?” dia bersuara memecah keheningan. Bibirku sakit, jadi aku
tidak menjawab hal yang sudah jelas jawabannya.Aku menegang ketika dia dengan
tiba tiba memegang wajahku agar menoleh padanya. Aku merasa ada aliran listrik
yang mengalir ketika dia menyentuh wajahku.
Dia menumpahkan air minum ke sapu tangan
miliknya dan setelah itu membersihkan wajahku yang ada bercakdarahnya. Aku
hanya membatu karena bingung dengan yang kurasakan. Aku meringis ketika dia
mengoleskan betadine pada bibirku yang sobek.
Dan setelah
itu kami saling bertatapan. Taman disekeliling kami terlihat mengecil dan
menyisakan kita berdua, namun kenapa dadaku seakan ingin pecah? Mengapa jantungku
berdegup? Hal yang baru kurasakan pertama kali dalam dua puluh lima tahun dalam
hidupku?! Apa mungkin aku mengalami Love at first sigh? Sesuatu yang sangat
tidak masuk akal dan tidak pernah kupercayai seumur hidupku?
Langganan:
Postingan (Atom)





